Jika Rasa Bosan Kerja Datang

Kebosanan kadang kala datang menyergap dalam bekerja. Penyebab yang paling umum adalah Anda merasa bahwa pekerjaan tersebut sudah tidak lagi menantang dan kerja tersebut menjadi suatu rutinitas yang begitu mudah dan cepat diselesaikan.

“Apa yang bisa saya kerjakan lagi selanjutnya?” Begitulah pertanyaan yang datang seiring perasaan bosan tersebut. Anda merasa seperti tidak ada pekerjaan dan bertambah bodoh.

Bertolak belakang dengan kenyataan tersebut, rekan kerja Anda lainnya mengalami kelebihan beban pekerjaan. Akan tetapi, pekerjaan mereka bukanlah bidang yang Anda kuasai. Jadi, rasanya tidak mungkin Anda menawarkan bantuan.

Menghadapi situasi ini, tentu saja Anda merasa serba salah dan tidak enak hati kepada diri sendiri, rekan kerja atau pihak perusahaan tempat Anda bekerja. Bisa saja kemudian Anda menyisiatinya dengan berpura-pura sibuk. Tapi bagaimana kalau ketahuan dan kemudian ditegur oleh atasan Anda. Bukankah ini memalukan? Lebih repot lagi jika setelah atasan Anda mengetahui, dia memberikan pekerjaan lain yang mungkin bukan bidang yang Anda kuasai dan Anda benar-benar tidak menyukai pekerjaan tersebut.

Nah, apa yang harus Anda lakukan ketika kondisi ini datang menyergap? Ada tiga model langkah yang dapat Anda lakukan.

Pertama, Anda mengambil langkah positif. Yaitu, jika Anda merasa sudah nyaman bekerja di perusahaan yang sekarang dan merasa jika Anda harus pindah kerja maka harus melalui proses adaptasi lagi, maka langkah terbaik adalah mengembangkan kemampuan diri pada bidang lain.

Jadi, ketika atasan Anda memberikan pekerjaan lain, Anda sudah bisa mengerjakannya. Toh suka atau tidak, tidak ada salahnya Anda mempelajari semua pekerjaan yang diberikan oleh atasan Anda. Tentu untuk melakukan semua itu dibutuhkan pikiran positif bahwa Anda dapat memperkaya keahlian dan kemampuan Anda, serta menjadi nilai tambah jika suatu saat nanti Anda dipromosikan ke jabatan baru atau saat melamar kerja di tempat lain.

Jika atasan Anda tidak mengetahui permasalahan Anda ini maka cobalah secara pro-aktif datang kepada atasan. Jelaskan keadaan yang sedang Anda alami dan carilah solusinya bersama-sama.

Langkah kedua adalah langkah netral. Artinya, Anda harus senantiasa memberikan bantuan pada rekan lain yang sedang kelebihan beban kerja. Meskipun bidang tersebut tidak Anda kuasai, Anda bisa membantu sebagian kerja mereka seperti bidang administrasinya. Langkah ini diambil jika atasan Anda tidak tahu harus memberikan pekerjaan apa lagi untuk Anda.

Langkah ketiga adalah langkah ekstrim. Langkah ini dilakukan bila dua alternatif tadi tidak memuaskan Anda. Apalagi jika Anda merasa mempertahankan pekerjaan sekarang sudah tidak banyak gunanya. Maka Anda harus bersiap untuk keluar dan mulai mencari atau melamar pekerjaan di perusahaan lain. Ini langkah terbaik yang dapat Anda ambil, sebelum Anda menjadi stres dan bisa jadi kemudian mengalami depresi.

Sumber : GloriaNet

%d blogger menyukai ini: